Tampilkan postingan dengan label Syari'at Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syari'at Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Juni 2015

Sunnah Siapakah Ini?

Suatu hari, ketika berkumpul bersama sebagian sahabatnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sungguh kalian akan mengikuti sunnah-sunnah kaum sebelum kalian jengkal demi jengkal, dan hasta demi hasta, sehingga andaikan mereka masuk ke liang biawak sekalipun, niscaya kalian akan turut juga masuk ke sana!”
Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, (apakah yang Anda maksud adalah) kaum Yahudi dan Nasrani?”
Beliau menjawab, “Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Sungguh menarik. Dalam hadist ini Rasulullah menyebut bahwa

Jumat, 17 April 2015

MENJADIKAN HATI BERSIH DAN BENING

Oleh KH. Abdullah Shodiq

Haruslah setiap saat bahwa kita mengakui dan menyadari untuk menjadikan Allah SWT sebagai pusat kehidupan, mina Allah, ila Allah, ma'a Allah dan lilLah SWT. Bukan sekedar kesadaran dalam perkataan semata. Akan tetapi kesadaran itu harus merasuk ke dalam setiap dimensi kehidupan. Saat tidur maupun bangun tidur, sedang bekerja maupun bersantai. Bila sedang sendiri maupun sedang bersama dengan teman yang lain. Hidup kita selalu berada bahwa Allah adalah pusat segalanya. Bila kesadaran ini di jaga maka akan muncul sikap muraqobah (sadar penuh merasa diintai oleh Allah SWT). Sikap muraqobah itu akan menjaga kita dari berbuat jahat dan berbuat dosa. Sikap itu pula yang akan menghindari kita dari sikap putus asa.

Dalam Al-Qur'an surat Al-Hadid ayat 4 Allah SWT telah berfirman yang artinya :