Tampilkan postingan dengan label Taubat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taubat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Mei 2015

PINTU-PINTU PEMBUKA RIZKI

Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka dan yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggalkan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.

Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan

Jumat, 17 April 2015

MENJADIKAN HATI BERSIH DAN BENING

Oleh KH. Abdullah Shodiq

Haruslah setiap saat bahwa kita mengakui dan menyadari untuk menjadikan Allah SWT sebagai pusat kehidupan, mina Allah, ila Allah, ma'a Allah dan lilLah SWT. Bukan sekedar kesadaran dalam perkataan semata. Akan tetapi kesadaran itu harus merasuk ke dalam setiap dimensi kehidupan. Saat tidur maupun bangun tidur, sedang bekerja maupun bersantai. Bila sedang sendiri maupun sedang bersama dengan teman yang lain. Hidup kita selalu berada bahwa Allah adalah pusat segalanya. Bila kesadaran ini di jaga maka akan muncul sikap muraqobah (sadar penuh merasa diintai oleh Allah SWT). Sikap muraqobah itu akan menjaga kita dari berbuat jahat dan berbuat dosa. Sikap itu pula yang akan menghindari kita dari sikap putus asa.

Dalam Al-Qur'an surat Al-Hadid ayat 4 Allah SWT telah berfirman yang artinya :