Tampilkan postingan dengan label TAQWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAQWA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Februari 2016

Setitis Rezeki

"Wahai anak Adam, beribadalah kepadaKu sepenuhnya, niscaya akan Kupenuhi hati kalian dengan kekayaan dan Kupenuhi kedua tangan kalian dengan rizqi. Wahai anak Adam, jangan menjauh dariKu sehingga akan Kupenuhi hati kalian dengan kefakiran dan Kupenuhi kedua tangan kalian dengan kesibukan." (Hadist Qudsi)

Jumat, 05 Februari 2016

Khazanah Al Hadits : Al Aimmatul Al Mudlilluun

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,
إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ

Sesungguhnya yang aku takutkan atas umatku adalah (berkuasanya) para pemimpin yang menyesatkan.” 
(HR. Abu Dawud, al-Tirmidzi, Ahmad, dan al-Darimi. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam al-Shahihah: 4/109, no. 1582, dalam Shahih al-Jami’, no. 1773 dan 2316)

Al Mudlilluun dari akar kata dlalla yadlillu au yadlallu dlalaalan wa dlalaalatan didefinisikan dengan lam yahtadi ilaa thariiqihi au ilaa wajhishshawaab, yakni tidak mendapatkan petunjuk jalannya atau jalan yang benar. Sedangkan al aimmah merupakan bentuk jama' dari imam yakni man yu'tammu bihinnaasu yaitu orang yang dijadikan pemimpin oleh masyarakat. Maka pemimpin yang tersesat juga pasti akan berdampak pada menyesatkan pada umatnya.

Seorang pemimpin adalah seorang yang cakap dan memiliki integritas pribadi yang baik. Oleh karenanya pemimpin yang baik adalah lahir di tengah masyarakatnya.

Jumat, 15 Mei 2015

PINTU-PINTU PEMBUKA RIZKI

Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka dan yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggalkan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.

Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan