Tampilkan postingan dengan label TAKWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TAKWA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Mei 2016

PILAR-PILAR TAKWA MENURUT ALI BIN ABU THALIB

Selain kalimat syukur dan sabar ,takwa menjadi menjadi kalimat yang sering diwasiatkan oleh seorang mukmin ( khususnya da’I ) kepada mukmin yang lainnya. Lalu apa itu takwa ? Ali Bin Abu Thalib memiliki pandangan tersendiri tentang hal itu. Menurut menantu Rasulullah SAW ini ,takwa memiliki empat pilar .Apa saja itu ? Berikut adalah uraian singkat nya .
Pertama, Al-Khaufu bi al-Jalil( takut kepada Allah yang Maha Mulia) Seorang mukmin haruslah memiliki rasa takut kepada Allah.Dengannya akan menghantarkan diri untuk lebih berhati-hati lagi dalam bertindak tanduk,sehingga akan menyelamatkan diri dari kesalahan dan kesesatan.Seperti kata Umar bin Khaththab bahwa takwa digambarkan seorang yang berjalan di jalanan yang dipenuhi duri. Ia akan sangat berhati-hati agar selamat tak tertusuk olehnya.

Jumat, 12 Februari 2016

Setitis Rezeki

"Wahai anak Adam, beribadalah kepadaKu sepenuhnya, niscaya akan Kupenuhi hati kalian dengan kekayaan dan Kupenuhi kedua tangan kalian dengan rizqi. Wahai anak Adam, jangan menjauh dariKu sehingga akan Kupenuhi hati kalian dengan kefakiran dan Kupenuhi kedua tangan kalian dengan kesibukan." (Hadist Qudsi)

Jumat, 15 Mei 2015

PINTU-PINTU PEMBUKA RIZKI

Akhir-akhir ini banyak orang yang mengeluhkan masalah penghasilan atau rizki, entah karena merasa kurang banyak atau karena kurang berkah. Begitu pula berbagai problem kehidupan, mengatur pengeluaran dan kebutuhan serta bermacam-macam tuntutannya. Sehingga masalah penghasilan ini menjadi sesuatu yang menyibukkan, bahkan membuat bingung dan stress sebagian orang. Maka tak jarang di antara mereka dan yang mengambil jalan pintas dengan menempuh segala cara yang penting keinginan tercapai. Akibatnya bermunculanlah koruptor, pencuri, pencopet, perampok, pelaku suap dan sogok, penipuan bahkan pembunuhan, pemutusan silaturrahim dan meninggalkan ibadah kepada Allah untuk mendapatkan uang atau alasan kebutuhan hidup.

Mereka lupa bahwa Allah telah menjelaskan rizki dengan penjelasan yang amat gamblang. Dia menjanjikan